Pemasangan Scaffolding (Pipa)

Scaffolding merupakan alat yang penting dan vital untuk digunakan pekerja pada ketinggian, oleh karena itu dalam mendirikan scaffolding pipa harus mengikuti SOP (Standard Operating Procedures) Pemasangan Scaffolding (Pipa) agar pekerja aman dan selamat dalam bekerja.

Pemasangan Scaffolding (Pipa)

Pemasangan Scaffolding (Pipa)

Pengertian Scaffolding atau Perancah :

Scaffolding adalah tempat kerja sementara di ketinggian yang dibangun untuk memudahkan dan mengamankan pekerjaan.

Tujuan Pemasangan Scaffolding :

Memudahkan pekerjaan, pemasangan dan penggunaan Scaffolding sesuai standard keselamatan yang ditentukan,sehingga pekerja menjadi leluasa dan aman saat melaksanakan pekerjaan.

Peralatan dan Material Scaffolding :

Peralatan :

Peralatan yang dibutuhkan untuk pemasangan scaffolding adalah

  • Kunci Rachet digunakan untuk mengunci Clamp dan mengunci kawat saat pemasangan Scaffolding.
  • Water Pass digunakan untuk memastikan pemasangan scaffolding tegak lurus dan mendatar.
  • Meteran digunakan untuk memastikan ukuran yang dibutuhkan
  • Tang Potong digunakan untuk memotong kawat saat pengikatan.
  • Full Body Harness alat pelindung diri untuk bekerja di ketinggian min. 1.8 meter.

Material

Material yang dibutuhkan untuk Pemasangan Scaffolding adalah

  • Pipa Scaffolding
  • Clamp Scaffolding (Rigid & Swivel)
  • Plank/Papan Scaffolding lebar 20 cm,tebal 4 cm
  • Wire galvanis/Kawat Galvanis diameter 2 mm
  • Base Plate

Material dan peralatan harus diperiksa dan diberi kode warna sesuai periodenya.

Material dan Alat Pemasangan Scaffolding

Material dan Alat Pemasangan Scaffolding

Cara Pemasangan Scaffolding (Pipa) Sesuai SOP.

A. Base Plate dan Tiang (standard) Scaffolding

Base Plate dan Tiang (standard) Scaffolding

Base Plate dan Tiang (standard) Scaffolding

  1. Base Plate
    Tiang Scaffolding Harus dipasang di atas Base Plate atau Kayu Untuk memastikan Tiang tidak akan terbenam bila terbebani.
  2. Tiang (Standard)
    Harus dipasang tegak lurus di atas Base.

B. Ledger (Pipa Memanjang)

Ledger (Pipa Memanjang)

Ledger (Pipa Memanjang)

Ledger (Pipa Memanjang) dipasang mendatar level dengan menggunakan clamp rigid, Pada tiang dan berada di dalam di antara tiang.

C. Transom (pipa Melintang)

Transom (pipa Melintang)

Transom (pipa Melintang)

Transom (pipa Melintang) dipasang dengan menggunakan Clam Rigid pada Tiang dan di dalam tiang serta mendatar level.

D. Bracing (pipa diagonal)

Bracing (pipa diagonal)

Bracing (pipa diagonal)

Bracing (Pipa Diagonal) dipasang membentuk diagonal dengan clamp swivel, Pada tiang dan di luar tiang.

E. Plank (Lantai Kerja)

Plank (Lantai Kerja)

Plank (Lantai Kerja)

Lantai kerja dipasang di atas pipa ledger/pipa transom diikat dengan kawat ke pipa ledger/pipa transom.

F. Guard Rail

Guard Rail

Guard Rail

Guad Rail terdiri dari Hand  Rail dan Mid Rail. Hand Rail dipasang maksimum 120 cm dan Mid rail dipasang mak 90 cm dibawah hand rail.

G. Toe Board ( Pelindung Kaki dan Tools)

Toe Board ( Pelindung Kaki dan Tools)

Toe Board ( Pelindung Kaki dan Tools)

Toe Board dipasang di semua sisi lantai kerja maksimum 20 cm atau sama dengan papan lantai atau minimum 10 cm.

H. Ladder (Tangga)

Ladder (Tangga)

Ladder (Tangga)

Dipasang di salah satu sisi tangga bisa terbuat dari almunium atau terbuat dari material pipa scaffolding sendiri yang dipotong persatu meter.

I. Tagging Scaffolding

Tagging Scaffolding

Tagging Scaffolding

Tagging Scaffolding terdiri dari dua warna yaitu merah dan hijau. Tagging Hijau hanya untuk Scaffolding yang AMAN sedangkan Tagging Merah untuk Scaffolding yang TIDAK AMAN. Tagging scaffolding dipasang sesudah dilakukan inspeksi oleh scaffolding inspector.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.